<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>percobaan</title>
	<atom:link href="http://ngulingcoba.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ngulingcoba.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Nov 2008 04:30:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ngulingcoba.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>percobaan</title>
		<link>http://ngulingcoba.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ngulingcoba.wordpress.com/osd.xml" title="percobaan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ngulingcoba.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jasa guru</title>
		<link>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/jasa-guru/</link>
		<comments>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/jasa-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 06:08:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiraza</dc:creator>
				<category><![CDATA[TEACHER CORNER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngulingcoba.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[BERKACA DAN BELAJAR BIJAK DARI JASA PARA GURU Apa yang anda rasakan atau lakukan jika suatu saat teman anda berbuat tidak adil atau mengkhianati anda. Sebutlah anda telah banyak berbuat sesuatu untuknya. Membantunya semaksimal mungkin. Mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, ilmu dan juga materi. Ibaratnya anda berusaha sebisa mungkin untuk membantu memenuhi yang dia inginkan. Tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=29&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> BERKACA DAN BELAJAR BIJAK DARI JASA PARA GURU</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Apa yang anda rasakan atau lakukan jika suatu saat teman anda berbuat tidak adil atau mengkhianati anda. Sebutlah anda telah banyak berbuat sesuatu untuknya. Membantunya semaksimal mungkin. Mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, ilmu dan juga materi. Ibaratnya anda berusaha sebisa mungkin untuk membantu memenuhi yang </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span id="more-29"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">dia inginkan. Tapi disaat dia telah pintar, berhasil dan sukses. Dia bukannya mengucapkan terima kasih pada anda. Melainkan berusaha memfitnah dan ingin menyisihkan anda. Karena anda dianggap saingan baginya untuk mencapai tujuan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Ya ibarat pepatah bilang. Air susu dibalas dengan air tuba. Parahnya lagi bukan saja cuma dibalas dengan air tuba melainkan air susu dibalas dengan air comberan. Nah lo? Pastinya saja anda akan merasa kesel, jengkel, marah, sedih dan mungkin juga menangis ya nggak?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Seperti halnya yang dikeluhkan seorang teman pada saya beberapa waktu lalu. Dia kesel sedih dan juga menangis. Memang tak bisa mudah menerima perlakuan yang demikian. Dia menangis bukan apa yang dia lakukan tak ada balas budi, tapi yang ia sesalkan itu kenapa kok sang sohib<span> </span>teganya berbuat demikian. Aku maklum dan dapat merasakan kepedihan hatinya. Karena aku juga pernah mengalami hal yang sama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Ya. aku jadi ingat kejadian yang menimpaku beberapa bulan lalu. Aku pernah mengalami hal serupa. Saat itu aku juga menangis, kesel dan sedih. Aku tak bisa menahannya sendiri. Akhirnya aku buka laptop dan menyalakan YM. Mencari salah seorang adik yang bisa kuajak berbagi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Dari situlah aku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dan membuat diriku bisa berkaca pada kenyataan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Dik… aku gi sedih, gi nangis nih?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Wah… gi kangen ama dede dan ayahnya ya?” ledeknya. Yang terang aja membuatku makin kesel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Aku gi sedih dan nangis beneran nih” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ O.. afwan mbak, aku ndak tahu. Kirain mbak cuma bercanda” katanya menyesal telah mencandaiku. Sebenernya aku sih maklum<span> </span>saja karena kan kami hanya bicara lewat layar monitor saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>“ Cerita dong mbak, kali saja bisa membuat hati mbak sedikit lega”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Maka kuceritakan hal yang menimpaku. Kenapa hingga aku sampai merasa bersedih dan menangis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ O… gitu ya” jawabnya ringan. Seolah apa yang kualami tak membuat dia bersimpati sedikitpun. Terang saja membuat hatiku makin kesel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Iya aja karena kamu tak mengalaminya. Kamu tak akan merasakan pedihnya”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Bukan begitu mbak, aku tahu mbak sedih. Tapi cobalah mbak ambil hikmahnya. Dulu Rasulullah bisa bersabar menghadapi cercaaan dan hinaan yang lebih besar dari pada itu mbak”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Weiiiiiiii… aku hanyalah manusia biasa. Yang tak punya stok kesabaran seperti beliau” bantahku kesel. La wong lagi kesel bin mangkel malah di khotbahin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Gini mbak, kalau mbak bisa ihklas melakukan sesuatu pasti tak akan sedih dengan segala balasannya. Mbak nggak akan terpengaruh dengan sikap orang yang pernah mbak tolong. Seperti halnya matahari yang selalu menyinari bumi. Dia tak pernah peduli dengan apa balasan dan perbuatan kita.<span> </span>Dia tetap membagi sinarnya”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Please deh stopp… aku bukan matahari yang tak punya rasa. Inget aku masih manusia tauuuuu” jawabku sebel. “ Ok deh. Mending aku off saja dari pada tambah kesel” sewotku. Tadi di kotbahi sekarang malah kayak filosofis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Mbak… bukan begitu maksud saya. Mbak denger penjelasan saya dulu. Kalau kita bisa ikhlas melakukan sesuatu pasti kita tak akan merasa sakit dan kecewa dengan apa yang telah kita lakukan. Lihatlah apa yang dilakukan para guru TK kita. mereka mengajar kita membaca, menulis bahkan mengasuhnya dengan ikhlas.<span> </span>Seperti saya misalnya sekarang jadi seorang pengajar. Saya ihklas melakukannya. Dan senang bila murid-murid saya berhasil. Soal mereka nantinya ingat atau tidak sama saya itu tak jadi masalah. Saya cukup bangga kalau adak didik saya itu semua bisa jadi pintar dan lulus dalam ujian. Berarti kita sudah berhasil mengamalkan ilmu kita dengan baik. Tidak sia-sia.” Urainya panjang lebar yang membuat aku tertegun.<span> </span>Dari mana juga dia bisa punya kalimat segitu bijak. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Padahal selama ini aku lebih berperan sebagai kakak.<span> </span>Sering jadi tumpahan curhatnya. Menjadi pendengar atas segala masalahnya. Memberinya support bila bisa. Karena meski kami hanya kenal lewat dunia maya, tapi kami akrab bak kakak adik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>“Saya kira mbak pun pernah melakukan hal yang sama dengan teman mbak. Nggak tau terima kasih.<span> </span>Sekarang apakah mbak ingat kepada guru TK mbak yang pernah dengan ikhlas mengajari menulis, membaca, dan bahkan mengasuh mbak? tidak kan?” lanjutnya yang semakin melemparku kesudut kesadaran. Membuka mata hatiku akan arti keihlasan dan bersikap bijka.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Eh dik, kok kamu tumben dewasa banget begini? Perasaan biasanya kamu juga rada mellow kalau ada masalah?” candaku meledeknya. “ Mang kamu ga pernah ngalamin yang beginian?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Pernah juga sih mbak, tapi kalo aku lebih memilih diam dan menyimpan kekesalanku. Aku kan laki-laki jadi ya nggak menangislah he he he..” kilahnya membela diri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Nah sekarang jujur mbak! Apa mbak pernah ingat dan membalas budi pada guru TK mbak. Orang yang mengajari sejak mbak belum bisa mambaca atau menulis?” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Nggak… selama ini aku nggak pernah ingat jasa guru TK saya”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Nah lo… benar kan apa kataku”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Nggak juga….apa yang kau katakana tak sepenuhnya benar”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Loh kok bisa?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">“ Ya…. Karena aku nggak pernah sekolah TK. Mana mungkin aku inget guru TK ku he he he….” Candaku tak mau kalah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Begitulah kahirnya segunung kesal yang menyesak dadaku sedikit memudar. Berkaca pada pengabdian jasa para guru, kita bisa bersikap bijak dan ihklas. Hingga membuat hati kita bisa merasa tenang.<span> </span>Terima kasih pak guru. Terima kasih adikku.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngulingcoba.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngulingcoba.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngulingcoba.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngulingcoba.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngulingcoba.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngulingcoba.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngulingcoba.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngulingcoba.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngulingcoba.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngulingcoba.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngulingcoba.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngulingcoba.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngulingcoba.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngulingcoba.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=29&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/jasa-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b7dd489d3bbb1a8ec5a8eb48ab9fc64?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nadiraza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pentingnya ekstrakulikuler di mata siswa</title>
		<link>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/pentingnya-ekstrakulikuler-di-mata-siswa/</link>
		<comments>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/pentingnya-ekstrakulikuler-di-mata-siswa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 05:56:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiraza</dc:creator>
				<category><![CDATA[STUDENT CENTER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngulingcoba.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Enam hari dalam seminggu siswa selalu disibukkan dengan rutinitas pendidikan di sekolah. Semua kegiatan itu berlangsung kurang lebih 8 jam. Selama itu, otak siswa berpikir tentang berbagai macam pelajaran. Dengan jeda 15 menit istirahat. Siswa pasti memiliki pilihan mata pelajaran yang disuka dan tidak, hal ini wajar. Padatnya jam belajar yang harus diselesaikan oleh siswa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=27&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Enam hari dalam seminggu <span class="hl3">siswa</span> selalu disibukkan dengan rutinitas pendidikan di sekolah. Semua kegiatan itu berlangsung kurang lebih 8 jam. Selama itu, otak <span class="hl3">siswa</span> berpikir tentang berbagai macam pelajaran. Dengan jeda 15 menit istirahat. <span class="hl3">Siswa</span> pasti memiliki pilihan mata pelajaran yang disuka dan tidak, hal ini wajar. Padatnya jam belajar yang harus diselesaikan oleh <span class="hl3">siswa</span> tak jarang harus ditambah lagi dengan kegiatan yang membutuhkan tenaga dan pikiran ekstra.</p>
<p><span id="more-27"></span></p>
<p><a class="zem_slink" title="Sekolah" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sekolah">Sekolah</a> memberikan tempat untuk <span class="hl3">siswa</span> mengembangkan bakat yang mereka miliki dalam Ekstra kurikuler (ekskul). Ekskul yang ada di sekolah biasanya terdiri atas lebih dari 3 ekskul, bergantung peminatnya. Ekskul yang dominan biasanya pada bidang olah raga (basket. sepak bola, volly, <a class="zem_slink" title="Sepak takraw" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sepak_takraw">sepak takraw</a>, dan lain-lain). Ekskul yang lain mengikuti seperti musik, teater, paduan suara, tata boga, tata rias, tata busana, english Club, Pramuka, <a class="zem_slink" title="Penilaian Menengah Rendah" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Penilaian_Menengah_Rendah">PMR</a>, dan sebagainya. <span class="hl3">Siswa</span> cukup membaca daftar ekskul yang ada dan memilih sesuai dengan keinginan serta kegemaran mereka.</p>
<p>Pentingkah <span class="hl3">siswa</span> mengikuti ekskul ? Sesuatu yang dibuat oleh sekolah tentunya melalui proses dan pertimbangan yang panjang. Sehingga menghasilkan keputusan yang bijak. Keikut sertaan <span class="hl3">siswa</span> dalam kegiatan ekskul, salah satu penunjang bakat dan kemampuan <span class="hl3">siswa</span>. Tentunya penting <span class="hl2">bagi</span> perkembangan <span class="hl3">siswa</span>. Selain mendapatkan sesuatu yang tidak ada di bangku sekolah ketika jam pelajaran, <span class="hl3">siswa</span> juga dapat mempelajari sesuatu dari apa yang menjadi kegemarannya.</p>
<p>Memasukkan nilai ekskul <span class="hl3">siswa</span> dalam Rapor tentu saja akan menjadi nilai plus <span class="hl2">bagi</span> orang tua dan <span class="hl3">siswa</span> sendiri. selain sebagai bukti nyata, nilai tersebut akan menjadi motovasi <span class="hl2">bagi</span> <span class="hl3">siswa</span> untuk terus meningkatkan prestasinya, karena nilai merupakan salah satu bentuk pemeberian penghargaan <span class="hl2">bagi</span> <span class="hl3">siswa</span>. Sehingga waktu, tenaga, dan pikiran lebih yang mereka keluarkan tidak terbuang sekolah.</p>
<p><span class="hl2">Bagi</span> pihak sekolah, kiranya menyaring kembali Ekslul apa saja yang akan ditawarkan kepada <span class="hl3">siswa</span>, supaya lebih terkontrol dan pelaksanaannya jelas. Tidak perlu terlalu beragam, sesuaikan saja dengan kegemaran <span class="hl3">siswa</span>, tenaga pelatih yang ada, serta respon <span class="hl3">siswa</span> terhadap ekslul yang diciptakan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngulingcoba.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngulingcoba.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngulingcoba.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngulingcoba.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngulingcoba.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngulingcoba.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngulingcoba.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngulingcoba.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngulingcoba.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngulingcoba.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngulingcoba.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngulingcoba.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngulingcoba.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngulingcoba.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=27&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/pentingnya-ekstrakulikuler-di-mata-siswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b7dd489d3bbb1a8ec5a8eb48ab9fc64?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nadiraza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara membedakan daging yang baik</title>
		<link>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-membedakan-daging-yang-baik/</link>
		<comments>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-membedakan-daging-yang-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 05:41:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiraza</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHPP CORNER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngulingcoba.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Yang paling menyulitkan dalam penentuan halal tidaknya suatu produk ialah apabila produk yang bersangkutan mengandung bahan aditif yang dapat berasal dari hewan, sebagai contoh adalah pengemulsi. Pengemulsi yang sering digunakan di antaranya ialah turunan trigliserida, asam lemak dan gliserol, baik dalam bentuk monogliserida, digliserida, garam asam lemak, dll. Trigliserida, asam lemak dan gliserol dapat berasal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=22&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="content">Yang paling menyulitkan dalam penentuan halal tidaknya suatu produk ialah apabila produk yang bersangkutan mengandung bahan aditif yang dapat berasal dari hewan, sebagai contoh adalah pengemulsi. Pengemulsi yang sering digunakan di antaranya ialah turunan trigliserida, asam lemak dan gliserol, baik dalam bentuk monogliserida, digliserida, garam asam lemak, dll. Trigliserida, asam lemak dan gliserol dapat</div>
<div class="content"><span id="more-22"></span></div>
<div class="content">berasal dari lemak hewani, dalam hal ini yang paling banyak di negara Barat ialah lemak babi. Akan tetapi, gliserol dapat berasal dari hasil samping pembuatan sabun (masih belum dapat dijamin halal karena bahan dasarnya juga berasal dari lemak dan dapat berasal dari lemak hewani), pembuatan lilin, dan hasil sintesis dari bahan dasar minyak bumi. Di samping itu, asam lemak pun dapat dihasilkan dari sintesis kimia.Masalahnya, bagaimana mengenali asam lemak atau gliserol yang berasal dari hewani dan yang berasal dari hasil sintesis kimia. Apalagi jika asam lemak atau gliserol tersebut telah direaksikan lagi dengan senyawa lain membentuk senyawa baru. Sebagai contoh, monostearin adalah monogliserida yang dapat dihasilkan dari reaksi antara gliserol dengan asam stearat (anggap keduanya hasil sintetis kimia), akan tetapi dapat pula berasal dari hidrolisis trilgiserida lemak hewani. Bagaimana membedakan asal keduanya, tentu saja tidak mudah, secara fisik jelas tidak bisa sama sekali.</div>
<div class="content">
<p>Melalui analisis laboratorium mungkin masih dapat membedakannya pada tingkat tertentu, misalnya dengan mendeteksi adanya isotop 14C, atau rasio isotop 13C dengan 12C. Hal ini dapat dilakukan karena gliserol hasil sintesis kimia berasal dari minyak bumi yang mempunyai komposisi isotop karbon yang berbeda dengan yang terdapatpada hewan. Walaupun demikian, jelas hal ini memerlukan peralatan canggih dan keahlian tinggi, apakah Indonesia telah memiliki alat dan keahlian yang diperlukan? Dalam beberapa hal mungkin dapat dilakukan di Indonesia, tetapi jelas memerlukan waktu, biaya dan usaha yang besar. Itu baru satu kasus saja, yang masih mungkin dipecahkan melalui analisis laboratorium.</p></div>
<div class="content">sumber:<a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081023193930AAD7nnf">http://id.answers.yahoo.com/</a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngulingcoba.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngulingcoba.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngulingcoba.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngulingcoba.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngulingcoba.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngulingcoba.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngulingcoba.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngulingcoba.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngulingcoba.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngulingcoba.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngulingcoba.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngulingcoba.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngulingcoba.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngulingcoba.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=22&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-membedakan-daging-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b7dd489d3bbb1a8ec5a8eb48ab9fc64?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nadiraza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara merawat motor</title>
		<link>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-merawat-motor/</link>
		<comments>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-merawat-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 05:03:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiraza</dc:creator>
				<category><![CDATA[OTOMOTIF CORNER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngulingcoba.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[CAra Perawatan Motor kesayangan Rawatlah Aki Agar Tak Bikin Susah Masih Banyak pemilik motor kurang peduli dengan aki. Aki sangat penting, karena merupakan sumber tenaga untuk mengaktifkan CDI yang bertugas mengatur waktu pengapian. Fungsi aki pada mesin-mesin sekarang bukan sekedar memudahkan untuk menghidupkan mesin, juga salah satu jaringan komponen yang mengaktifkan kerja sistem pengapian. Tepatnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=16&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="postbody"><strong>CAra Perawatan  Motor kesayangan</strong></span></p>
<p><strong>Rawatlah Aki Agar Tak Bikin Susah</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Masih Banyak pemilik motor kurang peduli dengan aki. Aki sangat penting, karena merupakan sumber tenaga untuk mengaktifkan CDI yang bertugas mengatur waktu pengapian. Fungsi aki pada mesin-mesin sekarang bukan sekedar memudahkan untuk menghidupkan mesin, juga salah satu jaringan komponen yang mengaktifkan kerja sistem pengapian. Tepatnya sistem pengapian sekarang, yaitu komponen yang dinamakan CDI, bekerja dengan arus DC, atau searah. JAdi berlawanan dengan jenis listrik yang dihasilkan mesin yaitu AC, atau arus bolak-balik.</p>
<p><span id="more-16"></span></p>
<p>Arus ini kemudian diubah menjadi DC melalui rektifier (dikenal juga dengan kiprok) dan sifat arus listrik benar-benar DC (murni). Di lain hal, tegangan listrik yang dikeluarkan dari generator, regulator dan rektifier stabil. Nah, bila aki dilepas atau kondisinya tidak normal (air kurang atau salah satu sel rusak), maka untuk mengaktifkan CDI, berarti pasokan listrik langsung diambil dari rektifier. CDI yang teridiri dari komponen elektronik, tidak dapat mencerna arus listrik ini secara terus menerus. Kalau dipaksakan, akhirnya akan rusak dan mati. PAdahal harganya cukup mahal. Untuk mencegah agar tidak cepat pensiun dan tidak menguras isi kantong, tetaplah pasang aki dan pelihara kondisinya (Cairan elektrolit, dan kebersihan terminalnya). Bisa jadi, bila tidak repot, gunakan Aki MF (maintenance Free) yang tak memerlukan elektrolit. Sip kan ?<strong></strong></p>
<p><strong>Perawatan Rantai</strong></p>
<p><strong> </strong>Demi keamanan pengendara, periksalah selalu kondisi dan setelan rantai sebelum memakai sepeda motor. Pada pelaksanaan pemeriksaan berkala, pada tiap 1.000 km, periksalah kondisi kemungkinan kerusakan rantai berikut ini :</p>
<p>1. Pin kendor atau terlepas<br />
2. Mata rantai rusak.<br />
3. Mata rantai macet atau oblak<br />
4. Melampaui batas pemakaian atau aus<br />
5. Setelan rantai tidak tepat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngulingcoba.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngulingcoba.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngulingcoba.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngulingcoba.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngulingcoba.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngulingcoba.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngulingcoba.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngulingcoba.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngulingcoba.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngulingcoba.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngulingcoba.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngulingcoba.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngulingcoba.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngulingcoba.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=16&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-merawat-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b7dd489d3bbb1a8ec5a8eb48ab9fc64?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nadiraza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>POTENSI NGULING</title>
		<link>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/potensi-nguling/</link>
		<comments>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/potensi-nguling/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 04:54:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiraza</dc:creator>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngulingcoba.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Penduduk daerah nguling bagian utara, biasanya bekerja sebagai seorang kusir yang mempunyai kuda sendiri-sendiri .Mereka bekerja mulai pagi sampai siang, tapi kalau malam hari di jalan jarang terdapat kereta kuda. Biasanya delman banyak penumpangnya pada pagi hari disaat orang pergi kepasar. seperti gambar di atas. Dan pada saat ada pasar malam, delman juga banyak dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=13&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:14pt;">Penduduk daerah nguling bagian utara, biasanya bekerja sebagai seorang kusir yang mempunyai kuda sendiri-sendiri<span style="font-size:x-small;"> </span></span><span style="font-size:x-small;"> <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="-D" /> </span><span style="font-size:14pt;"> .Mereka bekerja mulai pagi sampai siang, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-13"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:14pt;">tapi kalau malam hari di jalan jarang terdapat kereta kuda. Biasanya delman banyak penumpangnya pada pagi hari disaat orang pergi kepasar. seperti gambar di atas. Dan pada saat ada pasar malam, delman juga banyak dengan penumpangnya.Sedangkan dibagian pesisir banyak yang bekerja sebagia nelayan dan menjadi TKI di Arab. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:x-small;"> <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";-)" /> </span><strong><span style="font-size:14pt;font-family:Tahoma;">Sebagian besar daerah wilayah nguling adalah daerah persawahan, sehingga penduduknya banyak bermata pencaharian petani. Petani disini melihat musim yang cocok untuk menanami sawahnya, seperti musim sekarang yaitu musim hujan, semua petani menanami sawahnya dengan padi. Jika pada musim panas, petani menanami sawahnya dengan tanaman jagung. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:Tahoma;">sumber:<a href="http://rustyrino.wordpress.com/2008/11/15/potensi-nguling/#more-24">http://rustyrino.wordpress.com/2008/11/15/potensi-nguling/#more-24</a><br />
</span></strong></p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngulingcoba.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngulingcoba.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngulingcoba.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngulingcoba.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngulingcoba.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngulingcoba.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngulingcoba.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngulingcoba.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngulingcoba.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngulingcoba.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngulingcoba.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngulingcoba.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngulingcoba.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngulingcoba.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=13&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/potensi-nguling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b7dd489d3bbb1a8ec5a8eb48ab9fc64?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nadiraza</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" medium="image">
			<media:title type="html">-D</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;-)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA POSTING DI WORDPRESS</title>
		<link>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-posting-di-wordpress/</link>
		<comments>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-posting-di-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 04:04:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadiraza</dc:creator>
				<category><![CDATA[MM CORNER]]></category>
		<category><![CDATA[TUTORIAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngulingcoba.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Semisal anda sudah memiliki web dengan wordpress, selanjutnya adalah bagaimana cara memposting tulisan. Yang namanya Nge-blog wajib nulis, donk. Berikut ini langkah-langkahnya : 1. (Harus sudah login dulu) Klik “new post” bagian kiri atas. Akan tampil seperti ini : 2. Tulis judul artikel di “JUDUL”, dan tulis isi artikel di “TULISAN” (yang warna hitam). Gunakan editing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=7&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semisal anda sudah memiliki web dengan wordpress, selanjutnya adalah bagaimana cara memposting tulisan. Yang namanya Nge-blog wajib nulis, donk.</p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p>Berikut ini langkah-langkahnya :</p>
<p>1. (Harus sudah login dulu) Klik “new post” bagian kiri atas.</p>
<p><a href="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-21" src="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog1.jpg?w=400&amp;h=106" alt="" width="400" height="106" /></a></p>
<p>Akan tampil seperti ini :</p>
<p><a href="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-22" src="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog2.jpg?w=400&amp;h=248" alt="" width="400" height="248" /></a></p>
<p>2. Tulis judul artikel di “JUDUL”, dan tulis isi artikel di “TULISAN” (yang warna hitam).</p>
<p>Gunakan editing huruf menggunakan <strong>bolt</strong>, <em>italic</em>, dll seperti di menu di bawah ”TULISAN” (warna hitam). Kalo ingin mengedit “lebih” seperti ketika menulis di ms word, boleh diketik dulu di ms word kemudian lakukan edit sesukanya (misal : rubah warna, ukuran font, dll) lalu copy pastekan ke “TULISAN” (warna hitam).</p>
<p>Jika menghendaki postingan di “halaman”, klik aja yang halaman dan tampilannya sama. Hanya saja akan tersimpan di “halaman” bukan “tulisan” (warna merah).</p>
<p>3. Isikan pilihan “kategory”. Kategory adalah kelompok folder dimana artikel anda akan dikelompokkan.</p>
<p>Jika ingin nambah kategory dan mengisi namanya sesuai selera, tinggal klik <span style="text-decoration:underline;"><span style="color:blue;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">+ Tambah Kategory Baru</span></span></span>, lalu isi nama kategorynya. dan klik “tambah”, sessat kemudian akan muncul kategory sesuai nama yang anda ketik tadi. Lalu klik box untuk menempatkan di kategori mana artikel anda akan diletakkan. Tiap Kategory bisa berisi banyak artikel. Anggap kategory adalah folder (seperti di komputer anda) dan artikel adalah file datanya.</p>
<p><a href="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-23" src="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog3.jpg?w=400&amp;h=165" alt="" width="400" height="165" /></a></p>
<p>4. Setelah judul, isi artikel, dan kategory diisi, selanjutnya tinggal mengklik “terbitkan”, maka sesaat kemudian artikel anda sudah tampil di blog anda dengan meng-klik “kunjungi situs” (bagian atas)</p>
<p><a href="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-24" src="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog5.jpg?w=105&amp;h=38" alt="" width="105" height="38" /></a></p>
<p>5. Lanjutkan dengan menulis artikel apapun yang anda suka, dengan mengulang langkah seperti di atas.</p>
<p>###  Selamat menulis  ###</p>
<p>sumber:<a href="http://ndlongop.wordpress.com/2008/04/21/cara-posting-artikel-di-wordpress/">http://ndlongop.wordpress.com/2008/04/21/cara-posting-artikel-di-wordpress/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngulingcoba.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngulingcoba.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngulingcoba.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngulingcoba.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngulingcoba.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngulingcoba.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngulingcoba.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngulingcoba.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngulingcoba.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngulingcoba.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngulingcoba.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngulingcoba.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngulingcoba.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngulingcoba.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngulingcoba.wordpress.com&amp;blog=5543900&amp;post=7&amp;subd=ngulingcoba&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngulingcoba.wordpress.com/2008/11/17/cara-posting-di-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b7dd489d3bbb1a8ec5a8eb48ab9fc64?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nadiraza</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog1.jpg?w=400&#38;h=106" medium="image" />

		<media:content url="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog2.jpg?w=400&#38;h=248" medium="image" />

		<media:content url="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog3.jpg?w=400&#38;h=165" medium="image" />

		<media:content url="http://ndlongop.files.wordpress.com/2008/04/blog5.jpg?w=105&#38;h=38" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
